ITB Sabet Gelar Juara Umum Kontes Robot Indonesia Regional II 2014

Neli Syahida | Minggu, 27 - April - 2014, 20:28:36

KRI merupakan sebuah kompetisi robotika tahunan antar perguruan tinggi di Indonesia yang diadakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DP2M Dikti). Pada KRI tahun 2014 kali ini, sejumlah 403 tim lolos pada seleksi tahap pertama dan 362 tim lolos di tahap kedua. Tim yang lolos di tahap kedua akan maju untuk bertanding di tahap regional.

Perlombaan ini memiliki empat kategori perlombaan, yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) divisi Beroda dan Berkaki, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). Setiap kategori perlombaan di KRI 2014 ini memiliki tema masing-masing. Kategori KRAI memiliki tema "Taman Bermain Anak Indonesia" yang mengadopsi dari tema ABU Robocon 2014, "A Salute to the Parenthood". Kemudian kategori KRPAI memiliki tema "Robot Cerdas Pemadam Api". Untuk kategori KRSBI bertemakan "Liga Sepak Bola Robot Humanoid", serta "Robot Penari Legong Keraton" untuk kategori KRSI.

Seluruh tim dari ITB berhasil lolos di seleksi tahap kedua dan bertanding di regional II bersama dengan universitas lain di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. ITB yang diwakili oleh URO dalam lomba ini mengirimkan lima tim yang tersebar di empat kategori lomba. Tim tersebut adalah tim Cakra Ganesha di kategori KRPAI divisi Beroda, tim Viva La Ganesha di KRPAI divisi Berkaki, tim Dago Hogeschool di kategori KRSBI, tim Parivara di kategori KRAI, dan tim Dago Concordia di kategori KRSI.

ITB maju sebagai juara umum setelah berhasil mendapatkan Juara 1 di kategori KRSBI, juara 2 di kategori lomba KRSI, juara harapan di kategori KRAI, serta penghargaan Inovasi terbaik di kategori lomba KRSBI. Tim KRSBI Dago Hogeschool dan tim KRSI Dago Concordia selanjutnya akan maju ke babak nasional yang akan diadakan pada tanggal 24-28 Juni 2014 dengan tuan rumah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

 

Oleh: Alinda Nur Fitriana

Sumber foto: Dr. Widyawardana Adiprawita ST.,MT