Mahasiswa ITB Dapatkan Beasiswa Panasonic 2015

Nur Huda Arif | Jumat, 7 - Agustus - 2015, 09:47:58

Beasiswa ini diperuntukan untuk mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung, Univeristas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Univeristas Sebelas Maret, dan Univeritas Dana Persada. Tahapan proses seleksinya terdiri dari seleksi berkas dan seleksi wawancara atau interview. Untuk proses seleksi berkas, setiap universitas dipilih empat mahasiswa untuk menuju ke tahap seleksi interview. Setelah menjalani proses berkas, para mahasiswa yang terpilih menjalani proses seleksi interview langsung dengan petinggi dari Panasonic Manufacturing Indonesia, dari tahapan ini hanya dipilih delapan mahasiswa yang berhak memperoleh beasiswa Panasonic dari 127 pendaftar dan dua diantaranya dari Institut Teknologi Bandung.

Beasiswa Panasonic ini berupa bantuan dana pendidikan sebesar lima belas juta rupiah per semester dan kegiatan pelatihan softskill ke depannya. Berdasarkan proses seleksi yang telah dilalui, penerima beasiswa ini dinilai berdasarkan track record selama berkuliah baik akademik dan organisasi serta kemampuan komunikasi dan bahasa inggris karena pada tahap seleksi interview menggunakan bahasa inggris. Salah satu penerima beasiswa, yaitu Arya saat ini merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (MTI) dan sebelumnya aktif sebagai staff di Kementrian Sosial dan Politik Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB (KM-ITB).

Motivasi Arya untuk memperoleh beasiswa selain untuk meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikannya di Institut Teknologi Bandung, Arya juga ingin tahu lebih jauh mengenai perusahaan Panasonic. Hal tersebut dilatar belakangi keilmuan yang ditekuni Arya di bangku kuliah saat ini yaitu Teknik Industri yang sangat dekat dengan bidang perusahaan Panasonic sehingga Arya dapat memperoleh ilmu dan pengalaman dalam hal membangun perusahaan manufacturing kerena mimpinya adalah menjadi pengusaha di bidang manufacturing. Selain itu, dengan memperoleh beasiswa ini Arya berharap mampu memperluas networking atau relasi.

Menurut Arya, dalam memperoleh beasiswa perlu adanya kemauan dan keulutan karena biasanya proses untuk mendapatkan beasiswa memang tidak mudah seperti membalikkan tangan. Bukannya hanya banyak tahapan yang harus dilalui tetapi juga tak jarang banyak berkas dan dokumen yang harus diurus. Bukan berarti hal tersebut dapat memadamkan semangat untuk memperoleh beasiswa. Untuk berhasil dalam memperoleh beasiswa, hal yang pertama yang perlu dilakukan adalah menacari informasi beasiswa dengan gigih. Untuk mahasiswa ITB informasi mengenai beasiswa dapat diperoleh dari Lembaga Kemahasiswaan ITB.

Selain dari Lembaga Kemahasiswaan, informasi beasiswa juga dapat diperoleh dari organisasi-organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) maupun dari internet. Setelah memperoleh beasiswa yang diinginkan langkah selanjutnya adalah mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan dan mendaftar beasiswa. Dalam tahap ini, perlu adanya kesabaran dan kegigihan dalam mempersiapkan berkas-berkas yang disyaratkan terlebih untuk beasiswa dengan batas waktu pendaftaran yang tidak panjang. "Untuk memperoleh beasiswa, mahasiswa harus rajin dan sabar dalam mencari informasi beasiswa dan menjalani proses seleksi," ucap Arya.

 

Sumber dokumentasi: Muhammad Arya (Teknik Industri 2012).